Salam perdamaian....keluarga besar kami..bila lagi agaknya dapat berkumpul macam ni...boleh dikatakan semua ada..yang tak ada hanya beberapa ahli baru je...hopefully tahun ni sempena Ramadhan dan Syawal kita berkumpul lagi..

To all ahli keluarga yang merupakan SATRIA 165..GO!GO!GO! FIGHT!FIGHT!FIGHT~ WIN!WIN!WIN!...mari sama-sama kita pertingkatkan total action kita dan jadilah ' agent of change' walau dimana kita berada...moga semua pengalaman ini menajamkan nurani kita dan sentiasa merasa kehadiran ALLAH swt.

Selepas kesulitan ..pasti ada pelangi?


Salam perjuangan...

Seorang sahabat bertanya kepada ku... betul ke kesulitan itu indah.?Pertanyaannya ini agak menajamkan nuraniku.. Lantas ku tanya padanya.. apa makna kesulitan bagimu ? Kemudian dia menjelaskan kepadanku bahwa kesulitan baginya adalah jalan menuju kebahagiaan. Jika kita mampu menyelesaikan setiap kesulitan hidup kita maka kita bisa menemukan kebahagiaan, itulah indahnya sebuah kesulitan, begitu jawab nya kepadaku..boleh tahan juga pandangannya ...
Imam Gazali dalam Ihya `Ulumuddin mengatakan bahwa setiap kali tujuan ditingkatkan maka jalannya menjadi sulit, rintangannya banyak dan dibutuhkan waktu lebih lama, kullama zada al mathlub sho`uba masalikuhu wa katsura `aqabatuhu wa thala zamanuhu.
Jadi tahap kesulitan berhubungan dengan tahap tujuan. Jika orang ingin sekedar senang dalam hidup, maka ia dapat mencari kesenangan segera, pergi ke tempat hiburan, berfoya-foya dan berpesta seronok2, saja2... Tetapi jika seseorang ingin meraih kebahagiaan, maka ia justeru harus bersedia menderita menghadapi kesulitan, melupakan kesenangan jangka pendek.
Kita sebagai insan yang di design oleh Allah SWT dengan begitu sempurna, memiliki akal sebagai alat berfikir, nurani sebagai alat merasa, sebagai alat interospeksi, syahwat sebagai penggerak tingkah laku dan hawa nafsu sebagai tantangan. Kesemuanya itu dirancang untuk menghadapi medan kehidupan yang sulit. Dengan akal kita bisa memecahkan masalah yang sulit, dengan hati kita bisa menerima kenyataan yang pahit, dengan nurani kita bisa maju selangkah demi langkah memperbaiki diri, dengan syahwat membuat kita dinamis mencari dan dengan hawa nafsu kita menjadi tertantang untuk mampu mengandalkan diri.
Kita di satu sisi memang menyukai hidup yang nyaman dan stabil, tetapi di sisi lain kita juga menyukai kesulitan. Kita tidak selalu lari dari kesulitan, sebaliknya justeru menantang kesulitan. Jika dalam kehidupan sehari-hari hidup selalu stabil dan nyaman tanpa menjumpai kesulitan, maka dibuatlah stimulasi agar orang menaklukkan kesulitan buatan. Mahasiswa berlomba naik tebing buatan (wall climbing), pembalap mobil mencari medan berlumpur, yang berperahu mengikuti arus jeram, yang sudah punya dua kaki justeru berlomba lari dalam karung. Pokoknya banyak sekali kesulitan yang sengaja dibuat untuk ditaklukkan, mengapa? karena kita memang memiliki tabiat tertantang. Kesulitan buatan pada umumnya hanya melahirkan kesenangan, yakni senang menjadi juara, tetapi belum tentu sampai kepada kebahagiaan.
Kesusahan biasanya menambahi kesulitan, tetapi tidak semua kesulitan membuat susah. Adapun kebahagiaan biasanya merupakan buah dari ketabahan menghadapi kesulitan panjang yang bersifat alamiah dalam kehidupan. Itulah maka hakikat kebahagiaan hidup berumah tangga biasanya baru diperoleh setelah kakek nenek, yakni ketika menyaksikan anak cucu sebagai generasi penerusnya hidup sukses dan terhormat.Kesulitan juga harus dibedakan antara analisa dan perasaan, antara kesulitan teknis dan merasa sulit. Ada hambatan yang menurut analisa teknis masuk kategori sangat sulit dan berat, tetapi ada orang yang memandangnya ringan-ringan saja. Kenapa? karena ia merasa tertantang untuk dapat menaklukkan kesulitan dan ia menyadari bahwa kesulitan itu merupakan proses mencapai kebahagiaan. Ia tidak merasa berat dan sulit ketika menghadapi kesulitan karena ia selalu membayangkan buah kebahagiaan yang akan dipetiknya, seperti seorang petani yang berlumuran lumpur di sawah, ia tidak merasa pelik dengan lumpur karena ia membayangkan hasilnya nanti. Sedangkan merasa sulit merupakan respon psikologis terhadap problem dan perasaan itu berhubungan dengan tingkat keupayaan kejiwaan yang bersangkutan...


MAKA BENARLAH SELEPAS KESULITAN PASTI ADA PELANGI....ATAU SELEPAS MALAM PASTI ADA SIANGNYA..SELEPAS GELAP PASTI ADA TERANGNYA...SUBHANALLAH!!



Salam perjuangan....pelangi yang indah ini pasti menjelmakan wajahnya bila sesuai masa dan tikanya...yang akan memberikan rasa bahagia dan kesenangan bagi yang sempat melihatnya..malang tidak ramai pula yang sempat berfikir atau mahu berfikir siapakah disebalik ciptaan pelangi ini yang begitu indah dan sempurna bentuk dan warnanya...hadirnya PELANGI INI juga sekejap jua..begitu jugalah kehidupan kita di dunia ini...ada pasang surutnya..ada senang susahnya..ada lapang sempitnya..ada sedih gembiranya..

Jauh di sudut hati nurani insan pasti terasa indah hidup ini samaada berada di atas atau di bawah..senang maupun susah , lapang maupun sempit..bilamana kita yakin dengan pertemuan denganNYa..yang Maha Mengatur segala urusan Insan..begitu penting kina menikmati seluruh perjalanan hidup yang telah dianugerahkan ini...


lagu ini ku tujukan khusus untuk semua yang bernama insan..selamat meneruskan perjuangan ...

Synergy

Nik Aziz and Nash make up

Alhamdulillah.. Alhamdulillah.. Alhamdulillah...



Nik Aziz (left) and Nasharudin Mat Isa have resolved their
differences following their recent disagreement
over unity tallks with Umno. – Bernama pic



Alhamdulillah..rasanya photo di atas mampu menceritakan segala2nya dalam 1000 ayat...Sybas dan tahniah kepada semua pimpinan yang telah membuktikan sifat2 mulia..ihsan,sabar, telus , bertanggungjawab, matang...membuktikan kita mempunyai pemimpin yang berjiwa besar, competent dan skillfull.Selamat maju ke hadapan dengan gagah perkasa yakin bersatu demi mendaulatkan Islam


Bersyukur sangat...ujian ini antara lain mampu menggerakkan kemahuan ku untuk posting di blog ku sendiri setelah begitu lama x berbuat demikian...Alhamdulillah.....ianya telah menajamkan nuraniku!!

Kalau nak baca jugak berita dan videonya, sila pergi kesini..

http://darisungaiderhaka.blogspot.com/2009/06/nik-aziz-and-nash-make-up.html
as been exploited by

peperiksaan versus ujian hidup

Salam Perjuangan..beberapa hari ni memang terasa nak mencoret sesuatu di blog sendiri..agak lama juga asyik mengomen coretan orang lain..
Yang pasti coretan tentang apa yang aku rasai..minggu ini sekurang-kurangnya 4 orang anakanda tersayang menjalani peperiksaan..yang 2 orang peperiksaan besar tingkatan 6 dgn STAM dan Tingkatan 4 dengan SMA nya..hujung minggu sabtu dan ahad Alhamdulillah berkesempatan menziarahi mereka ..melihat sendiri wajah anakanda yang agak tertekan menghadapi peperiksaan besar ini..sebok menghafal dan menghafal katanya..semuanya nak kena hafal, x hafal x boleh jawab..terusterang aku x pernah lalu zaman itu..kerana aku belajar didalam aliran bahasa Inggeris..sedangkan anakanda ku berdua ini di aliran Arab..apapun yang syahdu dan menyentuh nuraniku bila anak2 ini meminta aku berpuasa, solat hajat dan berdoa untuk kejayaaan mereka..Moga arrasyid kurniakan kecerdasan dan menguatkan daya ingatan mereka dan memudahkan semuanya bagi mereka..

LAINLAH PULAK KISAHNYA DENGAN ANAK KU YANG SEDANG menghadapi peperiksaan akhir tahun hari ini,..seorang darjah 5 dan seorang lagi darjah 2...tiap kali nak ada pepriksaan dan ujian bulanan pasti kecoh hendak membeli alat tulis baru..mengulangkaji saat2 akhir, malam tadi bila sempat ku tinjau sikit2 semuanya masih tidak mahir..entah macamana nak jawab hari ini..yang pasti pagi tadi masing-masing bangun awal solat subuh dan membaca yassin..dan sebelum ke sekolah salam dan minta restu dan minta solat hajat dan doakan dapat A..kalau tiap2 hari macam ini kan bagus..apapun ku pasrah ..tiap yang dilalui dan berlaku pasti ada hikmhnya..

Bila bercakap pasal peperiksaan dan ujian khususnya di akhir tahun begini naluriku begitu mudah ditajamkan..dengan anak 9 orang yang masing-masing watak, perangai kegemaran, minat tidak sama..tiap kali mereka sebok bersiap untuk menhadapi peperiksaan dan tika keputusan keluar bukan mereka saja yang gelisah aku sebagai bondanya apatah lagi..yang pasti semua ini mengajar ku untuk sentiasa pasrah, berdoa dan mendekatinya..bersedia menerima apajua keputusan peperiksaan mereka..kata-kata yang selalu ku sebut pada anak-anak..jangan risau dan sedih kita pasti menuai apa yang kita tanam..

Apa yang lebih penting untuk ku coretkan disini ialah begitu ramai insan beria-ia ,bersungguh-sungguh menyiapkan diri untuk menghadapi apa jua peperiksaan dunia ini..sanggup berusha..membuat apa jua pelaburan masa, tenaga dan wang ringgit untuk memastikan peperiksaan yang dilalui mendapat keputusan yang paling cemerlang..malang dan sedih sekali tidak ramai dan sangat sedikit yang ingat dan sedar kehidupan kita sebenarnya adalah ujian dan peperiksaan daripada Allah..hidup di dunia ini hanyalah sebagai persiapan untuk kita menjawab dan berhadapan dengan peperiksaan yang maha besar dan penting..di alam kubur dan akhirat nanti..marilah kita sama-sama merenung dan bertanya pada diri kita..kita telah benar-benar bersediakah dan telah bersugguh-sungguh menyiapkan diri kita untuk berhadapan dengan peperiksaan di hadapan Allah yang Maha besar dan amat pasti ini..bagaimanakah dengan persediaaan kita..mampu kah nanti kita menjawap soalan-soalan daripada Allah dengan benar dan pasti..yakin kah kita??
Bila kita berbicara tentang suatu yang pasti akan datang, pasti benar ,.hakikatnya mudah pula kita lupa akan kebenarannya..seperti pesan ulama tersohor ..carilah hatimu di 3 tempat..pada solat, bacaaan quranmu dan kematian..jika kau tak menjumpai juga hatimu..mintalah Allah gantikan hatimu dengan hati yang lain kerana kamu sedang tidak memiliki hati lagi...Ya Rahman Ya rahim..tajamkan lah nuraniku ini agar aku sentiasa ingat dan sedar akan kehebatan, kebesaran dan dekatnya Kamu dengan ku..untuk anakanda semua yang sedang berjuang untuk menghadapi peperiksaan..berjuang lah terus agar semua itu menjadi teras pegangan hidup untuk terus bersiap sedia bersungguh-sungguh untuk menghadapi peperiksaan yang maha besar nanti dipenghujung hidup kita..kita pasti dapat menuai apa yang kita tanam..